Tuesday, June 17, 2025

Kegiatan Literasi Madrasah. Tema : Perjalanan Membaca yang Menakjubkan


 LITERASI MADRASAH

Tema : perjalanan membaca yang menakjubkan:
"Setiap halaman yang di buka, setiap kata yang di baca, membawa kita ke dalam dunia yang tak terbatas. Membaca bukan hanya tentang memahami teks, tapi tentang merasakan emosi, membayangkan pemandangan, dan mengalami petualangan yang tak terlupakan. Dalam setiap buku, kita menemukan bagian dari diri kita sendiri dan memahami dunia dengan cara yang baru. Membaca adalah perjalanan yang menakjubkan, membawa kita ke tempat-tempat yang belum pernah kita kunjungi dan memperkenalkan kuta dengan karakter-karakter yang menjadi sahabat sejati. Dengan setiap buku yang selesai, kita merasa telah menemukan sesuatu yang baru tentang diri kita dan dunia di sekitar kita."

Sunday, October 13, 2024

Akun Medsos

Akun Medson 

https://www.youtube.com/channel/UCuqDnfngYO8ZuceYCuEfmlA

https://www.facebook.com/profile.php?id=61565833247054

Friday, October 11, 2024

Slims (Otomasi Pengelolaan Perpustakaan)

 http://localhost:8089/bulian/

AKREDITASI NASIONAL PERPUSTAKAAN

 AKREDITASI NASIONAL PERPUSTAKAAN AL-FAZA 


Madrasah harus mengembangkan strategi yang tepat agar perpustakaannya dapat berkembang dengan baik. Sebab perpustakaan yang berada pada madrasah merupakan bagian integral dari kegiatan madrasah yang bersangkutan, dan merupakan salah satu pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka perpustakaan madrasah harus melakukan akreditasi, sebagai bentuk pengakuan Lembaga yang berwenang bahwa perpustakaan madrasah telah memenuhi standar yang telah ditetapkan. 

Perpustakaan madrasah menjadi elemen penting dalam membentuk siswa madrasah memiliki kompetensi literasi yang memadai. Literasi (information literacy) adalah kemampuan mengetahui (mengenal) kapan informasi diperlukan dan memiliki kemampuan menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang diperlukan dengan efektif, efisien, dan tepat waktu.

“Definisi literasi, saat ini tidak hanya terbatas pada pengenalan kemampuan membaca abjad dan angka, tetapi sudah diperluas menjadi pengenalan cognitive skill yang mampu mendorong para siswa melakukan kegiatan ekonomi produktif. Dengan demikian, perpustakaan madrasah harus dikembangkan sesuai standar yang sudah ditetapkan,” lanjut Amroni.

Standar Perpustakaan Nasional sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan mencakup 6 standar yang meliputi Standar koleksi perpustakaan, standar sarana dan prasarana, standar pelayanan perpustakaan, standar tenaga perpustakaan, standar penyelenggaraan, dan standar pengelolaan.

“Strategi untuk mengembangkan perpustakaan madrasah antara lain dimasukkan dalam RKJM, diakomodasi dalam RAPBS, disusun dalam Progran Kerja, dan dilaporkan,”.

Tujuan akreditasi adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat (pemustaka) terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan yang bersangkutan. Manfaat yang diperoleh dari Akreditasi ini adalah: 

  1. Melaksanakan amanat UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan (pasal 18), 
  2. Sarana untuk mengukur keberhasilan perpustakaan, 
  3. Meningkatkan kepercayaan masyarakat (trust) dan konsistensi kegiatan perpustakaan, 
  4. Perpustakaan terakreditasi dapat menjadi rujukan bagi perpustakaan lain, 
  5. Akreditasi perpustakaan menjadi syarat meningkatkan status kelembagaan perpustakaan, dan 
  6. Ke depan Akreditasi Perpustakaan menjadi syarat mutlak untuk lomba mengikuti perpustakaan.

“Kita berkomitmen agar pengembangan perpustakaan sesuai dengan regulasi dan mengalokasikan anggaran untuk pengembangan perpustakaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”

Monday, September 23, 2024

RESENSI BUKU : Kisah Pemuda yang Membakar Jarinya Sendiri - Try Lyagustina

KISAH PEMUDA YANG MEMBAKAR JARINYA SENDIRI


IDENTITAS BUKU

Judul novel     : Raden Imama Al hafiz Ayyubi

 Pengarang      : Try Lyagustina

 Penerbit           : cloudbooks publishing

 Tebal                : 13x19,290 Halaman

 Presensi           : Zahratul Aini

 

 

 SINOPSIS

Pada buku ini Tri Lyagustina ingin menceritakan tentang “seorang pemuda yang membakar jarinya sendiri hanya untuk menahan dan menghindar dari godaan setan.”pemuda ini bernama ’’Raden imama al hafizh ayyubi”

Buku ini juga menceritakan tentang seorang siswi berhijab yang bernama Alisha kinanah jannah”yang pada saat itu  sedang berkemah di hutan bersama temen sekolahnya. suatu ketika Alisha ini mendapatkan kejutan dari temennya, temannya ini mengungkapkan perasaannya kepada Alisha di depan semua temannya.

            Alisha pun terkejut dan merasa takut untuk melanggar aturan  dari allah, Alisha pun melarikan diri ke tengah hutan .setelah itu karna merasa kelelahan Alisha pun memutuskan untuk beristirahat. Sesaat istirahat ternyata cuacanya tidak mendukung karna akan hujan ,sehingga membuat Alisha untuk kembali ke perkemahan,sesampai di perkemahan  ternyata semua temannya sudah kembali ke sekolah.

Hari sudah mulai gelap Alisha pergi untuk keluar dari hutan, namun alisha tersesat dan akhirnya menemukan sebuah gubuk kecil yang ada di tengah hutan,ternyata pemilik gubuk itu ialah seorang pemuda yang bernama “imama al hafiz”, karna sudah mau malam Alisha tidak punya pilihan lain untuk tinggal di gubuk itu bersama dengan seorang pemuda  hanya untuk malam itu saja.

Saat larut malam Alisha melihat pemuda itu membakar jari jemarinya di atas api lilin. Keesokan harinya  , Alisha bertanya kepada pemuda itu kenapa pemuda itu membakar jari jemarinya, Dan ternyata pemuda itu membakar jarinya di karenakan hanya untuk menahan diri dari godaan setan untuk tidak menyentuh Alisha, Juga untuk mengingat akhirat.

Akhirnya Alisha diantarkan pulang oleh “imama”sampai rumahnya , singkat cerita ,Tak disangka Allah membalas perbuatan baik imama yang menahan dirinya dari godaan setan dengan menghadiahkan gadis yang tinggal di gubuk bersamanya itu di hubungkan dalam sebuah ikatan pernikahan. mereka berdua hidup bahagia dan di karuniai anak yang bernama “Atthalah Al-ayyubi” namun sayangnya saat atthalah masih kecil kedua orang tuanya meninggal dunia.

“Setiap perbuatan yang baik, Pasti akan dibalas dengan kebaikan juga.”

 

 KELEBIHAN

Buku ini mengangkat sastra moralis,Buku ini juga memiliki pesan moral yang bermanfaat dapat diambil sebagai pelajaran hidup untuk para pembacanya.Penulis juga menceritakan yang berkaitan dengan agama islam,tetapi juga mengambil inspirasi atau sumber dari sebuah kitab terkenal yaitu An – nawadir tentang kisah seorang pemuda di masa sahabat nabi Muhammad Saw.selebihnya buku ini sangat bagus,juga buku ini ialah buku atau novel  yang pertama kali say abaca diantara buku novel yang lain.

 

KEKURANGAN

Buku ini memiliki alur cerita yang lambat, juga hanya cocok di baca oleh kalangan tertentu dan kata-kata atau kalimatnnya agak kurang.

Kegiatan Literasi Madrasah. Tema : Perjalanan Membaca yang Menakjubkan

  LITERASI MADRASAH Tema : perjalanan membaca yang menakjubkan: "Setiap halaman yang di buka, setiap kata yang di baca, membawa kita ke...